MAKALAH
PERILAKU ORGANISASI
OLEH :
NAMA : NADIA FAJRIATI
NPM : 1721200076
KATA PENGANTAR
Assalamualaikum
Wr. Wb dengan menyebut nama Allah SWT yang maha pengasih dan maha penyayang.
Saya panjatkan puji syukur atas kehadiratnya, yang telah melimpahkan rahmat dan
hidayahnya. Sehingga saya dapat menyelesaikan makalah saya tentang Perilaku Komunikasi
“ Trump Mendadak Umumkan Pemecatan Rex
Tillerson “ dengan waktu yang telah ditentukan.
Makalah
ini dibuat untuk memenuhi tugas dari mata kuliah perilaku organisasi, dengan
makalah tersebut dapat membantu kita untuk lebih memahami tentang kasus
tesebut. dalam penyusunan makalah ini saya telah berusaha dengan baik untuk
menyelesaikan makalah tersebut, namun saya menyadari atas segala kekurangan
makalah tersebut, kritik dan saran yang bersifat membangun demi perbaikan
makalah ini. Atas segala bantuannya saya ucapkan terima kasih. Semoga makalah
ini dapat memberikan informasi dalam menyelesaikan sebuah kasus.
Palembang,
03 April 2018
Penulis
DAFTAR
ISI
DAFTAR
ISI ..........................................................................................................ii
BAB
I. PENDAHULUAN
1.1 Latar
Belakang..................................................................................................1
1.2 Rumusan
Masalah.............................................................................................2
1.3 Tujuan...............................................................................................................2
BAB II. PEMBAHASAN
2.1 Pengertian
Komunikasi.....................................................................................3
2.2 Hambatan
– hambatan
komunikasi...................................................................4
2.3 Fungsi
komunikasi............................................................................................5
2.4 Studi
kasus perilaku organisasi.........................................................................6
2.5 Penyelasaian
kasus............................................................................................7
BAB
III. PENUTUP
3.1 Kesimpulan......................................................................................................8
3.2 Saran
...............................................................................................................9
DAFTAR
PUSTAKA..........................................................................................10
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar
Belakang
Manusia
adalah mahluk sosial dan memerlukan hubungan dengan orang lain. dengan cara
komunikasilah manusia bisa berhubungan dengan orang lain. komunikasi dapat
dilakukan secara lisan dan tertulis. Komunikasi juga penting
dalam sistem
pengendalian manajemen yang merupakan alat untuk mengarahkan,
memotivasi, memonitor atau mengamati serta evaluasi pelaksanaan manajemen
perusahaan yang mencoba mengarahkan pada tujuan organisasi dalam perusahaan
agar kinerja yang dilakukan oleh pihak manajemen perusahaan dapat berjalan lebih efesien dan lancar, yang
dimonitor atau yang diatur dalam sistem pengendalian manajemen adalah kinerja
dari perilaku manajer di dalam mengelola perusahaan. Tujuan organisasi tidak akan
tercapai apabila tanpa manajemen dan komunikasi. Manajemen tidak akan mungkin
ada tanpa organisasi. Manajemen ada, jika ada tujuan yang akan dicapai dan
diselesaikan. Korelasi antara ilmu komunikasi dengan organisasi terletak pada
peninjauannya yang terfokus pada manusia-manusia yng terlibat dalam mencapai
tujuan organisasi.
Tujuan organisasi juga tidak terlepas dari peran
pemimpin. Pemimpin yang baik adalah pemimpin yang mampu menguasai komunikasi
dengan baik pula. Dengan penguasaan komunikasi yang baik seorang pemimpin
memiliki nilai tambah, baik dalam kehidupannya secara umum, maupun dalam
mengkontribusikan dirinya di tempat kerja, sehingga lebih produktif. Komunikasi
juga dikatakan sebagai inti dari kepemimpinan. Kepemimpinan yang efektif dapat
dicapai melalui proses komunikasi yang dilakukan oleh pemimpin kepada
anggotanya. Visi pemimpin bisa saja bagus, namun tanpa komunikasi yang efektif,
maka visi tersebut tidak akan pernah bisa terwujud. Dalam mengkomunikasikan
visi, maka pemimpin harus bisa menyampaikan suatu gambaran di masa depan yang
mendorong antusiasme serta komitmen orang lain.
1.2 Rumusan
Masalah
1. Apa
pengertian komunikasi ?
2. Apa
saja yang menjadi hambatan komunikasi?
3. Fungsi
– fungsi komunikasi ?
4. Studi
kasus perilaku komunikasi ?
5. Penyelesaian
kasus ?
1.3 Tujuan
Tujuan penulisan
makalah ini adalah untuk mengetahui dan memahamai bagaimana cara menyelesaikan
sebuah kasus tentang perilaku komunikasi dalam organisasi.
BAB II
PEMBAHASAN
2.1 Pengertian
Komunikasi
Komunikasi
dalam organisasi merupakan proses penyampaian informasi yang akurat dan
pemahaman atas informasi dari suatu unit (pengirim) ke unit yang lain
(penerima) tidak hanya dalam perumusan tujuan organisasi, tetapi juga merupakan
peralatan dan sarana penting melalui kegiatan organisasi.Komunikasi adalah satu usaha praktek
dalam mempersatukan pendapat-pendapat, ide-ide, persamaan pengertian dan
persatuan kelompok. Aktifitas komunikasi memiliki ruang lingkup yang sangat
luas. Apabila kajian komunikasi dihubungkan dengan organisasi timbul suatu
kajian tentang komunikasi organisasi. Organisasi merupakan salah konteks
penting dalam komunikasi. Komunikasi secara terminologis merujuk pada adanya
proses penyampaian suatu pernyataan oleh seseorang kepada orang lain. Jadi dalam pengertian ini yang terlibat dalam komunikasi adalah manusia.
Karena itu merujuk pada pengertian Ruben dan Steward (1998:16) mengenai komunikasi manusia yaitu Human
communication is the process through which individuals –in relationships,
group, organizations and societies—respond to and create messages to adapt to
the environment and one another. Bahwa komunikasi manusia adalah
proses yang melibatkan individu-individu dalam suatu hubungan, kelompok,
organisasi dan masyarakat yang merespon dan menciptakan pesan untuk beradaptasi
dengan lingkungan satu sama lain.
Untuk memahami pengertian komunikasi tersebut sehingga
dapat dilancarkan secara efektif Paradigma Lasswell menunjukkan bahwa
komunikasi meliputi lima unsur sebagai jawaban dari pertanyaan yang diajukan yaitu:
- Komunikator
- Pesan
- Media
- Komunikator
- Efek
Jadi berdasarkan paradigma Lasswell tersebut, secara sederhana proses
komunikasi adalah pihak komunikator membentuk (encode) pesan dan menyampaikannya melalui suatu saluran
tertentu kepada pihak penerima yang menimbulkan efek tertentu.
2.2 Hambatan
Komunikasi
1. Hambatan
Teknis
Keterbatasan fasilitas dan peralatan
komunikasi. Dari sisi teknologi, semakin berkurang dengan adanya temuan baru
dibidang kemajuan teknologi komunikasi dan informasi, sehingga saluran
komunikasi dapat diandalkan dan efesien sebagai media komunikasi. Menurut dalam bukunya, 1976, Cruden dan Sherman Personel Management jenis hambatan teknis
dari komunikasi :
- Tidak adanya rencana atau prosedur kerja
yang jelas
- Kurangnya informasi atau penjelasan
2. Hambatan
Semantik
Gangguan semantik menjadi hambatan
dalam proses penyampaian pengertian atau secara secara efektif. Definisi
semantik sebagai studi idea atas pengertian, yang diungkapkan lewat bahasa.
Kata-kata membantu proses pertukaran timbal balik arti dan pengertian
(komunikator dan komunikan), tetapi seringkali proses penafsirannya keliru.
Tidak adanya hubungan antara Simbol (kata) dan apa yang disimbolkan (arti atau
penafsiran), dapat mengakibatkan kata yang dipakai ditafsirkan sangat berbeda
dari apa yang dimaksudkan sebenarnya. Untuk menghindari mis komunikasi semacam
ini, seorang komunikator harus memilih kata-kata yang tepat sesuai dengan karakteristik
komunikannya, dan melihat kemungkinan penafsiran terhadap kata-kata yang
dipakainya.
3. Hambatan
Manusiawi
Terjadi karena adanya faktor, emosi
dan prasangka pribadi, persepsi, kecakapan atau ketidakcakapan, kemampuan atau
ketidakmampuan alat-alat pancaindera seseorang, dll
Menurut Cruden dan Sherman :
- Hambatan yang berasal dari
perbedaan individual manusia.
Perbedaan persepsi, perbedaan umur, perbedaan
keadaan emosi, ketrampilan mendengarkan,
perbedaan status, pencairan informasi, penyaringan informasi
- Hambatan yang ditimbulkan oleh
iklim psikologis dalam organisasi.
Suasana iklim kerja dapat
mempengaruhi sikap dan perilaku staf dan efektifitas komunikasi organisasi.
2.3 Fungsi-fungsi Komunikasi
v Komunikasi menjalankan empat fungsi utama dalam
organisasi atau perusahaan yaitu:
1. Pengendalian
Fungsi komunikasi ini untuk mengendalikan perilaku
anggota dengan beberapa cara. Setiap organisasi mempunyai wewenang dan garis
panduan formal yang harus dipatuhi oleh pegawai.
Bila pegawai, misalnya, diminta untuk terlebih dahulu
mengkomunikasikan setiap keluhan yang berkaitan dengan pekerjaan ke atasan
langsungnya, sesuai dengan uraian tugasnya, atau sesuai dengan kebijakan
perusahaan, komunikasi itu menjalankan fungsi pengendalian. Namun komunikasi
informal juga mengendalikan perilaku.
2.
Motivasi
Komunikasi memperkuat motivasi dengan menjelaskan ke
para pegawai apa yang harus dilakukannya.Seberapa baik mereka bekerja, dan apa
yang dapat dikerjakan untuk memperbaiki kinerja yang dibawah standar.
3.
Pengungkapan emosi
Komunikasi yang terjadi di dalam kelompok atau
organisasi merupakan mekanisme fundamental dimana para anggota menunjukkan
kekecewaan dan kepuasan. Oleh karena itu, komunikasi memfasilitasi pelepasan
ungkapan emosi perasaan dan pemenuhan kebutuhan sosial.
4.
Informasi
Komunikasi memberikan informasi yang diperlukan dan
kelompok untuk mengambil keputusan melalui penyampaian data guna mengenali dan
mengevaluasi pilihan-pilihan alternatif.
2.4 Studi Kasus
Trump Mendadak Umumkan Pemecatan
Rex Tillerson
2.5 Penyelesaian.
Sebaiknya
sebagai seorang presiden Amerika Donald Trump tidak boleh langsung mengambil
tidakan berupa pemecatan menteri luar
negeri yaitu Rex Trillesrson begitu saja dikarenkan Rex tidak menyetujui tentang kesepakatan soal
nuklir iran tersebut, yang menurut Rex itu mengerikan sedangkan donald trump
menyatakan tidak apa-apa. Sehingga terjadilah perselihan diantara keduanya dan
donald trump memutusakan sepihak untuk memecat menteri luar negeri tersebut. ini
telah beberapa kali terjadi tentang pemecatan secara sepihak banyak menteri
lainnya yang telah donald trump berhentikan tanpa adanya penyelesaian masalah.
Rex merupakan menteri yang harus dipecat dibawah pimpinan donald trump.
PENUTUP
3.1 Kesimpulan
kesimpulan yang dapat disampaikan
dalam tulisan ini antara lain pentingnya seorang pemimpin dan bawahan untuk
dapat membuka komunikasi secara efektif dan efisien sehingga organisasi dapat
berjalan dengan lancar dalam mencapai tujuan yang telah ditentukan. Tujuan komunikasi adalah berhubungan dan mengajak dengan orang lain untuk
mengerti apa yang kita sampaikan dalam mencapai tujuan. Keterampilan
berkomunikasi diperlukan dalam bekerja sama dengan orang lain. Seseorang dalam
berkomunikasi pasti dapat merasakan timbal balik antara pemberi informasi serta
penerima informasi sehingga terciptanya suatu hubungan yg mutualisme antara
keduanya
3.2
saran
Komunikasi merupakan alat
terpenting dalam berorganisasi, Karena tanpa adanya komunikasi, organisasi
tidak akan berjalan dengan maksimal. Jadi disarankan dalam sebuah organisasi
harus dibarengi dengan komunikasi yang baik agar tercapai sebuah organisasi
yang baik
DAFTAR PUSTAKA
Tidak ada komentar:
Posting Komentar